Rela

Tak terasa Ratih dan Ratno sudah memasuki pernikahan di usia ke lima. Di tengah mereka kini hadir Bagas. Bocah 4 tahun yang tampan, cerdas dan menggemaskan.

Pagi itu suasana di meja makan ramai dengan celoteh Bagas. Setelah, menikah Ratih memilih mengundurkan diri dari tempatnya bekerja. Sebagai gantinya, Ratih membuat kue kering yang dipasarkan kepada isteri-isteri prajurit 407. Karena kuenya enak, pasar Ratih tak hanya kolega-kolega di 407 tapi juga toko-toko kelontong tak jauh dari rumah. Karena sering kewalahan, kini Ratih punya karyawan. Jadi bisa fokus ke Bagas sekaligus ke bisnis yang dia dirikan.

"Dik, ada yang ingin Mas bicarakan empat mata. Tapi entar kalau Bagas sudah ke sekolah ya."

"Mas ndak ke kantor?"

"Sudah ijin."

Kalau biasanya setelah mengantar Bagas ke kelas, Ratih membaca buku atau ngobrol dengan ibu-ibu lainnya, kini Ratih langsung pulang ke rumah.

"Bagas sudah masuk kelas?" Tanya Ratno. Ratih mengangguk.

"Ada apa Mas?"

"Mas akan ditempatkan di Aceh. Tapi itu terserah kamu dan Bagas. Kalau kamu boleh, Mas ambil, kesempatan ini dan jabatan naik. Tapi bukan semata karena itu, Mas ingin menepati sumpah prajurit. Mau diturunkan di mana saja asal demi negara tercinta."

"Mas, ketika aku mau jadi isteri kamu, aku sudah harus siap semua hal. Termasuk berpisah denganmu karena tugas."

"Sebenarnya Mas mau ngajak kalian, tapi ndak boleh karena di sana ada konflik tengah panas."

"Iknow, aku tahu, aku rela, ikhlas."

"Tapi?" Ratno memotong kata-katanya sendiri.

"Mas, aku dan Bagas akan fine fine saja. Lagian rumah ibu dan bapakkan dekat, di sana ada telpon juga kan?. Satu lagi ada Allah kan? Dia yang akan ngejaga aku dan Bagas kita."

"Mas sih di kantor kota, pasti adalah telpon. Yakin, Mas boleh ke Aceh?"

"Iya Mas. Asal, kamu kerja yang benar, tidak ninggalin salat lima waktu ya."

"Insyaallah Dik." Ujar Ratno sambil mencium kening isterinya, lembut dan penuh cinta.



Terimakasih buat teman-teman yang udah baca. Aja lali, love, komentar dan subkribe yo. Maturnuwun.🙏


Belenggu Hujan, Tegal.