PEMBAHSAN (BAB 31-35)
Bab 31 (Mommy, I'm Coming Home)


         Lusi sudah tiba ditempat tinggal nya setelah menempuh perjalanan jauh. Dengan penampilan berbusana muslimah dengan jilbab yang  berada dikepalanya. Lusi menghampiri mommynya. Mommy lusi terpukau dengan penampilan lusi dan memuji perubahannya. Ia dan mommy yah pun pulang . Setelah tiba dirumah lusi memberikan sebuah kue moci sebagi oleh - oleh. Sepanjang sore ia meceritakan semua pengalamanya ke mommy nya tetapi tidak denga kejadian dikamar yudi dan surat yang diberikan enin nya.



Bab 32 (Dear Diary)


      Isak tangis mommy terdengar pilu itu mengartikan betapa rasa rindunya kepad enin. Setelah itu mommy lusi menyerahkan sebuah buku dear diary kepada lusi.Buku yang memceritakan tentang kisah hidupnya.Di bawah pohon sekitar halaman kampus lusi memulai membaca kisah hidup mommy nya. Dari awal ia masih kanak -kanak daddy lusi dipanggil orang tua nya untuk  datang keluarga daddy lusi adalah seorang bangsawan dikota tua startford. Ia diminta untuk menikahi wanita asal negaranya karena terancam dihapuskan di nama anggota keluaganya. Dan itu awal kehancuran. Karena charlote yang tidak bisa menghasilkan keturunan mereka berniat menjadikam lusi untuk meneruskan keturunan. Namun itu semua selalu gagal karena penjagaan ketat mommynya. Pada akhirnya ia dan mommynya yang pindah ke Birmighan.Agar terhindar dari ancaman daddy lusi dan charlote. Mommy lusi mampu menjebloskan daddy lusi dengan  tuduhan penculikan .Tetapi bukan hanya mommy lusi namun pihak sekolah juga melaporkan dengan tuduhan pemukulan dan penganiayaan ditambah dengan kasus penculikan mampu membuat daddy lusi dipenjara. Terbukti dari berita kebebasan daddy lusi yang ia tahu beberapa tahun silam.



Bab 33 (Kematian Daddy)
      

       Baru tiba dirumah lusu dikejutkan dengan berita daddy nya yang sedang sakit dan ingin bertemu ndengannya. Ia dan mommy yah pun pergi ke rumah sakit dikota stratfordt health centre . Sampai diruangan daddy lusi dirawat ia melihat seorang wanita tua disamping daddy nya. Lusi memandangi wajah tua dady nya dan mencium keningnya. Selama empat hari ia ,mommy dan Eliz yang merupakan kakak daddy lusi bergantian menjaga daddy lusi. Lusi dan mommy yah pun bergantian menyuapi makan. Ia dapat melihat pancaran kebahagian didalam mata daddy nya. Genap seminggu ia dan mommy menjaga daddy. Dihari ketujuh daddy lusi memegang erat tangan lusi dan lusi yang selalu berbisik kalimat tauhid ditelinga daddy . Dan  dengan senyuman kebahagian dibibir daddy lusi pun menghembuskan nafas terakhirnya. Ia bahagia telah menghabiskan sisa hidupnya bersama orang - orang yang dia sayangi. 



Bab 34 (Warisan Yang Tak Terduga)


         Pemakaman daddy pun telah dilaksanakan. Sekarang lusi dan mommy sedang berada dikastil milik keluarga daddy nya.mereka akan menginap sejenak sebelum pulang. Keesokan harinya lusi berkenalan dengan keluarga daddy lainnya. Tiba tiba datanglah pengacara daddy lusi yang bernama m.r parker. Ia membacakan sebuah wasiat yang daddy berikan. Daddy memberiakan harta - harta seperti perkebunan didesa cotsworlds,Rumah mewah distratford dan apartemen minimalis dikota Tudor. Sedangkan kastil ini dibagi rata dengan Tante Eliz. Warisan itu diatas namai lusi sedangkan mommy hanya sebagai pengikut. Lusi terpukau menyadari betapa besar cinta daddy padanya dan mommy, Sebesar warisan yang diberikannya.



Epilog


     Sepanjang kepergian daddy . Ia menghabiskan waktunya untuk mendekatkan diri kepada allah. Diselingi dengan kegiatan hari - hari yah mengikuti kajian di dua masjid di Birminghan. Yaitu masjid Gren Line Mosque dan Birminghan centarl mosque. Sehabis mengakhiri rutinitas nya ia pergi keperpustakan yang menyimpan buku-buku bernilai tinggi untuk bahan studynya. Sayup- sayup ia mendengar suara yang familir didengarnya. Ia pun berjalan dan mengucap salam dengan laki - laki yang berambut gondrong berkulit hitam dengan hidung mancung. Yang namanya masih tersimpan  dihatinya. Perlakataan yudi yang berkata sedang mencarinya dan diselingi pujian akan penampilan lusi yang baru membuat lusi tersipu malu. Dibenak lusi ia berfikir bahwa tuhan telah menjawab semua doa-doa nya selama ini.