Konsep No: 3 ( part 1 )
KONSEP NO: 3

Visioner Dalam berbisnis

Rosulullh saw merupakan seseorang yang visioner. Belliau tidak hanya berfikir tentang keadaan hari ini saja, tapi beliau jangkauan fikiranya sampe jauh beberapa tahun kedepan.

Dalam hal berbisnis yang bisa kita contoh dari pribadi rosulullah adalah beliau berbisnis tidak seperti berbisnisnya kaum jahilillayh pada saat itu dan juga tidak berbisnis seperti cara bisnisya kaum kapitalis pada zaman sekarang, 

Islam mengajarkan kita bahwa hidup di dunia ini layaknya seperti kita menanam dan besok kelak di akhriat kita akan menuai apa yang di dunia kita tanam. 

Jika dalam teori bisnis zaman sekarang kita mengenal tentang istilah pasif income, maka dalam islam juga ada isitilah pasif pahala / pahala jariyah. Pahala yang kita dapatkan dari ibadah kita semasa masih hidup di dunia, pahala yang ketika kita sudah meninggal pun akan teta mengalir pahala kebaikan untuk kita adalah:

  1. Shodaqoh jariyah
  2. Ilmu yang bermanfaat
  3. Doa anak yang sholeh/sholehah kepada kita. 

 Visioner dalam berbisnis ini lah yang saya maksud, bayangkan saudaraku alangkah rugi nya kita jika harta benda bisnis kita perusahaan kita yang kita upayakan mati matian ketika masih hidup di dunia kita tinggal begitu aja ketika kita sudah meninggal?????

Jika ada yang berkata harta benda tidak di bawa mati, mohon maaf saya pribadi kurang setuju dengan hal ini, karena bisa tidak bisanya harta di bawa mati itu tergantung kita nya bisa gak membawa nya tau gak cara nya?
Kalo kita tau caranya tentu bisa.

Bukankah allah sudah memberitahukan kepada kita tentang caranya? 
Ya anda benar.

Ketiga poin diatas itulah caranya kita bisa membawa mati harta benda kita selama di dunia. Itulah yang saya maksud bisnis atau bekerja itu harus visioner harus melihat untuk kepentingan kemaslahatan kedepanya yaitu ketika kita di akhirat. Bukankah di dunia kita hanya semenatara dan di akhirat kita selama lamanya??

  • Shodaqoh jariyah

Ini lah salah satu instrumen investasi akhirat terbaik sepanjang masa yang bisa kita gunakan sebagai sarana mentrasfer atau memindah bukukan harta kita di dunia ke rekening harta kita di akhirat.

Banyak. Dari kita pasti pernah merasa takut miskin ketika bershodaqoh/infaq/zakat dll. Padahal allah berjanji tidak akan berkurang harta yang di shodaqohkan, akan bertambah dan akan berambah.

Bahkan allah memberikan ilustrasi yang snagat jelas bahwa shodaqoh itu sama dengan investasi versi nya manusia.

Karena shodaqoh itu ibarat kita menanam sebutir padi yang sebutir padi itu akan menumbuhkan 7 tunas/tangkai dan masing masing tangkai. Itu akan menumbuhkan padi kembali sebanyak 100 butir.


Kita faham akan hal itu tapi kenapa kita takut bershodaqoh?? Apa karena kita lebih percaya bisikan setan bahwa shodaqoh itu akan menjadikan kita jatuh miskin?
Jika memang benar karena itu maka kita harus perbaiki lagi kualitas iman kita kepada allah swt, allah tidak pernah mengingkari janjinya itu reputasinya allah tuhan kita.

 Sedangkan setan adalah pendusta.

Itu lah sifat aslinya. Kita tau itu tapi kenapa kita masih lebih percaya dengan bisikan palsu dari setan daripada janji allah yang nyata???
Ada yang salah dengan diri kita saudaraku.

Pernah gak sih kita semasa kecil/kapan pun itu meihat tanaman bayam di halaman ruma kita/di pinggir jalan/di sawah. Kalo ibu-ibu tentu sering kan melhatnya. Dan sebagian ibu-ibu di desa tentu pernah mengambil bayam itu dengan cara dipotong pakai pisau/dengan tangan di ambil daun dan sebagian tangkainya untuk di masak bayam itu menjadi sayur. 
Pertanyaan saya adalah. Apakah bayam yang kita petik itu akan mati? Sebagian besar tidak...!
Tidak akan mati bahkan tanaman bayam yang bekas kita petik itu akan tumbuh tunas baru 2 atau bahkan bisa 3/4 tunas baru yang tumbuh dari bekas tangkai yang kita petik tadi. Kurang lebih seperti itulah cara kerja imbalan shodaqoh dari allah swt, liat lah alam semesta ini. Liat lah sekeliling kita tidakah itu cukup untuk menjadi bukti betapa maha kuasnya allah, betapa mampunya allah melipatgandakan harta kita dengan shodaqoh. 

Sekarang terserah anda mau tambah kaya raya di dunia dan di akhirat dengan shodaqoh.
Atau tidak?

Terakhir....! 
Jika anda masih takut bershodaqoh anggap saja anda sedang memindahbukukan/ mentransfer sejumlah uang dari rekening bank anda di bank A ke rekening anda sendiri atas nama anda sndiri di bank B.

Pertanyaan saya untuk anda. Bagaimana perasaan anda ketika anda barusan menransfer uang anda dari rekening anda di bank A ke rekening anda di bank B ? Biasa aja kan? Karena itu hanya memindahkan saja, ujung-ujung nya juga masih milik saya lagi. Yups bener. Seperti itulah shodaqoh. Bahhkan lebih baik lagi. Karena allah lipat gandakan. Kalo yang anda lakukan tadi kan gak ada tambahanya, boro-boro ada tambahanya malah bisa jadi kepotong biaya admin kalo beda bank iya kan?? 


Bersambung di konsep No: 3 part 2

jika teman-teman menilai tulisan ini bermanfaat. Mohon bantuan subscribe,like,koment dan share buku/bab ini ke teman teman semua. 
Sampaikanlah ilmu walaupun satu ayat.
Terima kasih.