Bab 4
"kak Galang?" ujar Ayu terkejut .

"iya aku jemput kamu ,yuk pulang!" ajak Galang.

"siapa dia yu?" tanya Adis.

"oohh ya kenalin dis,ini kak Galang,kak Galang ini temen aq Adis sama Rehan." ujar Ayu memperkenalkan .

"ya udah gue pulang dulu ya,Oya Han lu anterin Adis ya!" ujar Ayu.

"ok deh"

Aku pun dibonceng motor gede milik Galang.

"ayu?" panggil Galang dalam perjalanan.

"knapa ka?"tanya Ayu.

"kmu udah punya pacar belum?" tanya Galang.

"belum kak,knapa?" tanya Ayu.

"masa gadis secantik kamu nggak punya sih?" ujar Galang.

"iya kak ngapain aku boong!" ujar Ayu.

"aku main kerumah kamu ya, Jovan ada kan?" tanya Galang.

"ada kok ka,"balas Ayu.

"kakak ,ada kak Galang nih!" panggil Ayu pada Jovan.

"ehhh lu Lang,ntar ya gue ambil minum dulu,lu duduk aja sini!" ujar Jovan.

"ok" jawabnya.

Sembari menunggu Jovan,Galang melihat2 banyaknya foto didinding yang penuh dengan foto anak kecil SD yang sangat imut nan cantik.

"wiiiihhhh , cantik banget sih ni,foto siapa!" gumam Galang.

"ehh Lang,ni minumnya!" ujar jovan.

"iya ,Oya Van nih foto anak kecil foto siapa cantik banget,kalau foto kecilnya cantik pasti gedenya cantik banget!" puji Galang.

"oohhh itu kan fotonya s Ayu Lang waktu SD!" jawab Jovan.

"haaaaahhhhh, Ayu adek lu?," ujar Galang.

"iya!" tegas Jovan.

"kok seragamnya beda beda si Van?" tanya Galang.

"iya,Ade gue kan dulu ikut mbokap kerja jadi ya gitulah pindah pindah sekolah terus!" ujar Jovan.

"gua nggak nyangka ya ,lu punya Ade secantik Ayu" puji Galang lagi.

"ahh lu bisa aja lang,!" ujar Jovan.

"Oya Van acara reuni kemarin , gimana tuh,?" tanya Galang.

"au tuh,jangan2 Efan cuma ngisengin Gue sama Ayu lagi!" gumam Galang.

"kayaknya si nggak,emang takdirnya lu Deket Ama adek gue aja lang!" ujar Jovan bercanda.

"ahhh lu bisa aja !" gumam Galang.

Ayu yang habis mandi pun keluar dari kamarnya dan menghampiri kakaknya itu.

"ihhhh Ayu cantik banget pake pyama" puji Galang dalam hati.

"ehhh kak Galang belum pulang?" tanya Ayu.

"bentar lagi" Ujar Galang.

tiba-tiba saja Kakak Galang menelfon, yaitu Rafel.

"tingggg .... bunyi handphone Galang berbunyi.

"hallo kak,knapa?" tanya Galang.

"lu dimana Lang,Luna telfon gue katanya sendirian!" gumam Rafel.

"iyaa bentar lagi gue pulang kok,nih gue lagi dirumah temen!" ujar Galang.

"owwhhh ya udah,cpet pulang,Luna sendirian!" ujar Rafel.

" yaaa yaa" balas Galang.

"siapa yang nelfon Lang?" tanya Jovan.

"gue disuruh pulang Van,ya udah ya gue cabut dulu" pungkas Galang.

"ya hati2 lu" Ujar Jovan.

Rafel tiba2 saja teringat kejadian itu.

Flashback off 10 years (Rafel)

pertemuan pertama kali Ayu dan Rafel .

ayu terlihat seperti bidadari pada siang itu ,saat membawakan lagu kasih sayang di 17 Agustus lomba anak yang selalu dinanti .

banyak kakak kelas yang mengaguminya.

"gadis itu imut" gumam Rafel.

Rafel menyaksikan kalau ayu diganggu kakak kelasnya itu.

siswa kelas 6 itu selalu rusuh kalau ayu berada di sekolahnya.

Ayu yang terdiam dibelakang panggung dihampiri oleh Rafel.

"knapa dek nangis?" tanya anak SMA kelas 1 ini .

"nggak papa kok!" ujar Ayu.

Sejak itulah Rafel yang terkenal selera tinggi berubah ketika bertemu gadis kecil berseragam merah putih ini.

"Rafel!" panggil Fanel dan Panji.

"lu ngapain deketin gadis kecil itu?" tanya Fanel.

"gue kasian aja nel, kakak kelasnya tuh jail banget tadi,sampe nangis dia!" ujar Rafel.

"hhaah sejak kapan lu peduli Ama bocah SD?" tanya Panji.

"aahh udah lah!"pungkas Rafel.

BACK again..

"Tololllll knapa gue masih mikirin gadis kecil itu sih,"Gumam Rafel diranjangnya itu.

"itu kan udah lama banget,nggak pantas gue inget lagi!" sambungnya.

"knapa setiap kali sama kak Galang rasanya udh mulai nyaman ya!,apa ini yang namanya cinta?"gumam Ayu.

Rafel menelfon Fanel .

"Ting... bunyi handphone Fanel"

"halo,Fel!" sapa Rafel.

"knapa Fel?gimana kabar lu?" tanya Fanel.

"baik2,Oya nel,lu mau ga bantuin gue?" ujar Rafel.

"bantuan apa Fel?" tanya Fanel.

"lu coba ,cariin gadis kecil yang dulu pernah kita jalin!" tukas Rafel.

"ngapain lu nyariin gadis kecil itu,gue aja nggak tau namanya!" tukas Fanel.

"gue serius nel, gue PGN bgd ngrti dia!" ujar Rafel lagi.

"ettttt tunggu2, bukannya lu sendiri yang nggak mau bahas soal ini lagi Fel?, apalagi ini udah 10 tahun , pasti transformasi gadis itu dari dulu sampai sekarang banyak Fel!" jawab Fanel.

"iya gue tau nel,tapi gue pgen ktemu sama dia!" ujar Rafel lagi.

"lu bener2 nggak waras ya fel, makanya lu pulang, gua ,lu Ama Panji kita bertiga cari bareng2" usul Fanel.

"gue juga bentar lagi pulang nel,ya 1 bulanan lagi lah!" ujar Rafel.

"ya udah ,saran gue klo lu mau cari tu gadis kecil,kita harus kompak ,jujur gue juga inget terus Fel!" jawab Fanel.

"ok deh,lu tunggu gue pulang aja!" balas Rafel.

"okk deh, yaudah Fel ,gitu aja saran dari gue!" ujar Fanel.

"kakak,?" panggil Ayu pada Jovan yang sedang berkerja Dengan komputernya.

"knapa yu?" tanya Jovan.

"klo menurut Kaka,Galang itu gimana?" tanya Ayu.

"baik!" jawab Jovan simple.

"ihhhhhhhhhhhh maksudnya karakternya ,Kaka kann sekelas tuh sama kak Jovan!" pungkas Ayu cemberut.

"kamu naksir sama temen Kaka?" tanya Jovan.

"jawab dulu dong kak!" ujar Ayu.

"Galang itu, cowok terganteng diantara temen2 Kaka, termasuk Kaka juga!" jawab Jovan pada adiknya itu.

"aku nggak nanya itu kak,! "jawab Ayu kesal.

Jovan pun memberi pengertian kepada adiknya itu.

"adikku yang manis,yang cantik ,Galang itu cowo baik,setia,nggak macem2" jawab Jovan.

"salah nggak ya kak, seandainya aku beneran sama dia?" tanya Ayu.

"nggak ada yang salah ,kalau kita ngga bikin kesalahan!" pungkas Jovan.

Ayu pun mulai memahami perkataan kakaknya itu.

"ya udah kamu tidur sana?" ujar Jovan.

"ya udah aku tidur dulu ya, muuuuuuaaaachh!"  tukas ayu yang mencium pipi kakaknya itu.

dikamar Ayu masih memikirkan Galang menghayal jika Galang mencintainya.

Namun hayalan ayu berhenti ketika teringat kejadian itu lagi.

Flashback .

"nggak kak,jangan kak!" ujarku menarik baju depan yang akan sobek.

siswa SMA itu terus saja menyentuh dada ayu .

back again.

"tidaaaaakkkkkkk!" teriak Ayu.

Jovan menghampiri Ayu dikamarnya.

"knapa yu?" tanya Jovan.

"nggak papa kok ka!" balas Ayu.

Sudah 2x ayu kyakgini,knapa si?'' gumam Jovan.

"ya udah ,kmu tidur ya besok kan kerja!" ujar Jovan.

"iya kak!" balas Ayu.

seperti biasa Ayu pagi hari harus berangkat kerja.

"mau kemana ka?" tanya Luna.

"kepo aja lu anak kecil!" tukas Galang pada Luna.

"isshh kakak nih,!" ujar Luna kesal.

Pagi ini Jovan cuti dari kerjanya.

"Kaka nggak berangkat?" tanya Ayu yang bersiap untuk berangkat kerja.

"nggak yu,Oya Galang jemput nggak?,apa Kaka anterin?' tanya Jovan.

"nggak tau, kayaknya sih jemput!" ujar Ayu.

"ehh yu,sini deh Kaka mau ngomong sama kamu!" ujar jovan.

"knapa ka?" tanya Ayu.

"kmu knapa,ko tdi akhir2 ini Kaka perhatikan kamu sering histeris bilang tidak!" tanya Jovan.

"knapa kak Jovan nanya jayagini sih, aku harus Jawab apa ke kak Jovan!" gumamku dalam hati.

"ehh yu,kok bengong!" ujar Jovan.

"hmmm nggak papa kok ka,aq cuma takut aja ngimpi buruk kak!,ya udah deh aku berangkat dulu ya kak, takut telat!" ujar Ayu beralasan pada Jovan.

"ya udah deh, jati hati ya" ujar  Jovan

"iya kak," balasku.

"ya udah aku berangkat dulu ya,"ujar Ayu.

"iya hati-hati!" Ujar Jovan.

pas kebetulan Galang sampai di rumah Ayu akhirnya mereka berangkat bersama.

"yuk kita berangkat" ajak Galang.

"ayo!" balas Ayu.

dalam perjalanan Ayu masih memikirkan kakaknya Jovan yang menanyakan tentang dirinya.

"maafin aku kak aku nggak pernah jujur soal masa laluku ini, aku pikir dengan memendam masalah semuanya akan berlalu dan lupa tapi ternyata aku salah, semakin lama aku semakin ingat, apa orang itu masih ingat kejadian itu ya,?"gumam Ayu dalam hati.

"kamu kenapa yu, bengong aja?"tanya Galang yang membonceng nya.

"oh nggak papa kok kak," ujarku.

"nggak papa kok bengong?"tanya Galang.

"oh ya yu, besok kamu libur nggak,?" tanya Galang.

"libur kak emang kenapa?" jawab Ayu.

"besok kita jalan yuk, kita kan udah 3 hari menjalani kencan kaget sejak kejadian reuni itu, kamu mau kan , kencan sama aku lagian kamu kerja terus?'' tanya Galang.

"boleh deh" balas Ayu.

sesampainya di toko Adis sudah menunggunya bersama Rehan.

tiba-tiba Ayu dipanggil bosnya,

"ada apa ya Bu?"tanya Ayu.

"yuk ibu mau menawarkan untuk kamu menjadi model, karena rasanya kamu bisa untuk menjadi model di majalah ibu" ujar Bu tin.

"tapi Bu sebelumnya aku kan belum pernah apalagi menjadi model itu kan nggak gampang"ujar Ayu.

"iya ibu tahu kamu punya potensi yang jauh lebih baik untuk menjadi model soalnya di toko ibu in ini pingin kamu yang jadi modelnya" ujar Bu Tin.

"maksudnya aku promosi Bu?" tanya Ayu.

"iya yuk lagian kamu tahu di sini kan juga jual majalah ibu pengin menambah penghasilan dengan kamu menjadi model nanti untungnya kita bagi dua" ujar Bu Tin.

"apa ibu yakin sama saya?, saya kan nggak pernah jadi model kayak gitu, takutnya nanti saya mengecewakan ibu"sambung Ayu.

"ibu percaya kok sama kamu, ibu melihat semua tanggung jawab kamu, cara kamu melayani pembeli, dan menawarkan barang toko ibu kamu pantas untuk menjadi model!" ujar Bu Tin.

"saya pikir-pikir dulu ya Bu nanti kalau sudah saya temukan jawabannya saya bicara sama ibu!''sambung Ayu.

''ya sudah kalau kamu minta waktu, ibu tunggu 2 hari ya jawabannya!" ujar Bu Tin.

"iya Bu ya udah saya mau kerja lagi ya!"sambung Ayu .

toko sedang sepi, Rehan pun menyalakan lagu, agar tidak kesepian.

kau hanya miliknya...
cinta yang telah ada
kau abaikan aku begitu saja....

setelah ku mengerti tiada aku di hatimu..
mohon maaf ku terlalu berharap
untuk kau melihat hatiku..

"gue emang cinta sama lo yuk tapi gua nggak berani bilang sama lo, karena gue tahu kamu nggak cinta sama gue!" ujar Rehan dalam hati.

"di lu dari mana aja?" tanya Fanel.

"bukan urusan kakak ya, aku kerja emang kakak nggak tahu" Ujar Ardi.

Next