##Part 5
Ku baca doa dahulu setiap kali  mau mengerjakan sesuatu,tak terkecuali sebelum memulai aktifitasku sebelum makan.Demikianlah yang emak ajarkan padaku


Sebenarnya aku merasa bersalah.Sudah membuat emak mengkuatirkan keadaanku.


Dengan telatan emak menyuapi aku,sesuap demi sesuap tandas juga isi dalam piringku.
Aku makan dalam keadaan senyap tanpa suara.Takut tersedak


" Jangan biasakan makan sambil bicara,tak baik"!.Jelas mak waktu itu


" Kenapa rupanya ga boleh ,makk?" Tanyaku penasaran


" Karena adapnya orang makan itu,makanlah dengan tenang,nak.Coba kalo waktu makan disambi ngomong,nanti kita bisa tersedak,trus ada sebagian makanan ikut keluar lagi ,kan?"

Kalau dipikir iya juga ya.Aku kalau makan sambil ngomong,memang ada itu sebagian ikut keluar lagi.Ini biasanya kalo pas aku sama kawanku gaes.Ga bisa senyaplah pokoknya kalo da kumpul geng.


Eh,kok jadi melamun ,ya.Tapi ya gak salah selalu ingat  pesan emak.Iya gak,gaes??


Selesai sudah acara makanku.Emak membereskan semuanya.Mungkin emak iba melihat kondisiku.Biasanya aku harus mandiri.Selepas makan,langsung cuci piring sendiri.Setidaknya barang yang telah kita gunakan secara pribadi tadi.


" Biar nanti kalo Agung diluaran,Agung terbiasa mandiri,tidak merepotkan orang kalo bertamu,misalnya". Terang emak


Emak memang mengajarkan demikian gaes.Urusan bersih itu belakangan.Yang penting emak berusaha mendisiplinkan aku dari awal dulu.Setekah aku selesai mencuci piringku,biasanya emak mengecek kembali.Pasti emak bilas ulang,karena takut ga bersih.Yang penting aku nurut,tahu tugasku dulu.Gitu gaes....



" Coba Agung ceritakan,tadi itu gimana kejadiannya.Kok Agung bisa luka dikepala?". Emak memulai percakapan.


Jadi aku ceritakan sedetail mungkin semuanya sama emak.Aku akui kalau salah,karena tidak berpamitan terlebih dulu sama emak.Aku berusaha jujur dengan emak.Karena emang bilang ya gaes,kita ga boleh bohong.Harus jujur jadi orang.Seperti itu lho salah satu sifat Rasulullah kita,beliau itu mempunyai sifat yang harus kita teladani.Siddiq yang artinya selalu berkata benar. Nah...dapat lagi pelajaran baru dari emak,kan?!.


Jadi emak memaafkan dan memaklumi aku hari ini.


" Maafkan aku ya,mak" .Kataku dalam hati.Karena aku tahu emak pasti kuatir dan takut aku celaka.Walaupun tanpa diucapkan,aku tahu dari sorot mata emak,yang menggambarkan kekuatirannya


######


Pasca insiden itu,aku dibatasi bermain main diluar sama emak.


" Takut tersenggol kawanmu nanti lukamu pas main bareng,jadi lama sembuhnya.Kalo mau sembuh cepat,nurut sama cakap emak,ya nak?!.


" Ya uda,mak?". Jawabku tak bersemangat.


Macam mana mau semangat gaes,terbayang sunyinya aku dirumah.Biasanya kan da dolan bareng ma kawan.Seru,rame.Kalo terasa capek baru pulang.Sekedar minum ato pipis dulu dirumah.Trus lanjut main lagi.


Sebagai gantinya,emak mengajari aku dirumah.Sekedar mengisi waktu luang yang seharusnya waktu bermainku.


Dari kejadian ini gaes,aku jadi hafal surah surah pendek  dari Juz Amma sebelum masuk sekolah TK.Dari Surah Al Fatihah,Al Ikhlas,An Nas,Al Falaq.


Dari bacaan yang diulang ulang setiap hari,aku hafal semua diluar kepala.Waktu itu emak mengajarkannya cuma dari hafalan saja,tanpa melihat teksnya.


Emak menyebutnya bacaan tri kuul,karena yang kuhafalkan diawali dengan kalimat "Qul" .Biar gampang nanti aku ngingatnya ya gaes...


Hayooo .....,
ada gak yang belajarnya dulu model kayak aku? Menghafal dirumah ditemani emaknya? Guru pertamanya juga emaknya??


Kalo senasib,selamat!!! Kamu beruntung banget gaes.Karena ga semua orang bisa seperti itu.
Ga semua orang emaknya fokus dirumah.Iya,kan gaes..?


Aku menikmati setiap momen waktu itu.


" Alhamdulillah ya Allah,engkau beri aku masa kecil dibawah bimbingan emak.Dan terima kasih Ayah,yang telah berjuang mencari nafkah demi kami dirumah" .Itulah salah satu doa yang emak ajarkan


" Ucapkan selalu rasa syukurmu kepada Allah,nak.Yang telah memberi kita semuanya.
Tapi jangan lupakan juga ucapkan terima kasih buat ayah ,yang merelakan dirinya berjuang mengais rejeki demi memenuhi kebutuhan kita ". Begitu jelas emakku.


Walaupun ayah jarang dirumah,emak selalu menanamkan rasa,agar aku mempunyai rasa sayang dan hormat yang sama buat ayah.Perjuangan ayah juga tak kalah hebat,tanpa diucap lewat lisannya.Cukuplah kita merasakannya.


" Jangan lupakan juga ayah dalam doa doamu ya,nak.Doakan selalu Allah senantiasa memberi ayah kesehatan juga kekuatan jiwa dan raganya.Semoga Allah juga memberi kesabaran dihati ayah,karena harus hidup berjauhan dengan kita". Perintah emakku buat mengingat ayahku.


Aku memang jarang bertatap muka dengan ayahku ,gaes.Beliau merantao jauh,bekerja disana.Inilah kekuranganku dari kalian semua


Tapi bukan berarti aku merasa jauh.Emak selalu mendekatkan jiwaku dengan ayah lewat nasehatnya.Jadi,setiap waktu ayah pulang dari sekian lamanya merantau ,aku langsung bisa dekat dengannya.Tidak ada sedikitpun kecanggungan kita jumpa ayahku.Karena aku tahu,ayahpun sayang aku.


Kan...jadi kangen jumpa ayah ,deh. 


Sambil belajar,sambil bercerita yang selalu emak selipkan pesan.Itulah ciri khas dari emakku.Makanya aku bilang,emakku ini guru pertamaku.



" Mak,itu bacaan yang kita pelajari apa sih maksudnya?". Tanyaku yang memang tidak tahu arti dari bacaan yang sedang ku hafalkan.


Kebetulan hari ini hafalan surah Al Ikhlas ya gaes


" Intinya ya nak,biar Agung gampang pahamnya,Surah Al Ikhlas ini memerintahkan kita untuk tunduk,patuh dan menyembah Allah semata".


" Ahad itu artinya apa mak?".


" Ahad itu artinya Esa,nak?".


"Esa???Kok baru tau kalimat ini,mak.Emang Esa itu apa sih mak?" .Masih belum paham aku 


" Esa itu berarti tunggal,nak.Jadi Allah itu Esa berarti tunggal.Makanya kita diperintahkan menyembah Allah yang satu.Kita tidak diperbolehkan menyembah Tuhan selain Allah.Sampai sini bisa Paham ,nak??". 


" Ooo,jadi kita hanya boleh menyembah Allah saja ya,mak?".


" Haaaa...itu paham anak gantengku.Itulah arti dari kata Ahad dalam surah Al Ikhlas.Jadi kalo nanti ada pertanyaan dari guru sewaktu Agung da sekolah,Agung dah tau,kan arti Ahad?".


"Hmm..tau mak!". Jawabku yakin.


Bertambah lagi pengetahuanku hari ini.Terima kasih emak yang sudah meluangkan waktunya belajar bersamaku setiap hari.


Emak memang jarang merumpi gaes.Jika tidak ada urusan yang mengharuskan emak keluar dari rumah ,emak tidak akan keluar rumah.Itulah yang aku perhatikan dari keseharian emak.


Ada hikmahnya juga ya dari sakitnya aku.Walaupun kepalaku  harus dijahit dengan tujuh jahitan akibat insiden jatuh disawitan,aku jadi lebih fokus belajar dirumah dulu,karena emak belum mengijinkan aku bermain diluar rumah.


Gak terasa juga sudah masuk waktu sholat  Asar.Ku letak kembali Juzz Amma ketempat semula.Biar gampang nati waktu butuh.Sudah hafal letak tempatnya.


Emak bersiap mengambil air wudhu ke belakang.



KRING......


KRING......


KRING......


Hp emak berbunyi nyaring.




Siapa kira kira yang menelepon??


Yok pantengin dipart berikutnya.Jangan lupa subcribe,like dan follow ya man teman.Biar agung makin semangat aja.

Yok,subcribenya di KMB app @ sitinuraini41 berjudul EMAK.