Bab 1
" Pinjam dulu uang amplop tadi ,Sedikit aja . Jangan pelit sama orang tua , nanti juga di ganti " ucap bapak di pintu kamar ibu .

Hanya dapat segini " ucap ibuku sambil menunjukan sejumlah uang dari amplop sumbangan hajatan khitanan tdi siang yang keluarga kami selenggarakan .

Aku yang mendengar percakapan kedua orang tuaku hanya bisa mengelus dada ... karena sudah jadi kebiasaan bapak berkata kasar pada ibu .

Ya , bapak mengambil sebagian uang yang tadi berada di tangan ibuku . Bapak langsung pergi keluar rumah .

Hal itu sudah kami duga , karna sudah menjadi kebiasaan bapak . Jadi tadi setelah acara selesai aku dan ibu sudah menyembunyikan sebagian amplop itu .

Entah mengapa ibuku selalu mengalah pada bapak yang kasar  dan suka berjudi minum minuman keras .
Aku perna bertanya pada ibuku tapi hanya diam saja .

Di tengah malam , ibu membangunkan ku 
" Rumi... rumi ... bangun nak , teriak ibuku .
Aku yang terbangun secepatnya membuka pintu kamar , " ada apa bu , ucapku setelah membuka pintu kamar .

Bapak ... Bapak nak ....
Bersambung 


Mohon maaf jika masi belum sempurna 
Masih belajar menulis cerita ...
Mohon jangan di buly ....