Aroma Sakral Melati
Melati dan Pakaian Wangi

Wewangian apakah yang suka Bunda nikmati? Aroma tubuh si kecil yang bikin gemes kah? Harum tanah basah sehabis diguyur air hujan yang membangkitkan kenangan akan kampung halaman? Apa wangi kertas bergambar para pahlawan yang baru keluar dari mesin anjungan tunai mandiri yang menenangkan?
Ha ha ha... dimanapun berada, pasti para bunda suka banget dengan aroma wewangian yang terahiršŸ˜€.

Aku menyukai wewangian yang membuat perasaan tenang, entah itu berasal dari kayu, daun, bunga, buah maupun bahan kimia yang sudah di kemasdalam bentuk pewangi. Sayangnya, pemakaian pewangi bahan kimia dalam jangka waktu lama kadang membuat aku bosan. Tadinya perasaan wangi menyegarkan, lama kelamaan berubah jadi mulek-mulek.
Bahasa Indonesia mulek-mulek apa ya? Semacam perasaan jenuh terhadap satu aroma yang terlalu kuat.

Saat tubuh lelah, aku membutuhkan wewangian untuk aromatherapy. Tidak perlu aroma khusus, cukup mengambil kuncup bunga melati yang mau mekar. Kumpulkan di wadah terus letakkan di samping tempat tidur. Wanginya membuat pikiran segar.

Melati bila digabungkan dengan bunga kantil dan mawar, bisa mengubah suasana kamar menjadi syahdu. Mengingatkan momentum sakral saat ijab qobul dahulu. Membangkitka semua kenangan manis di hari pernikahan.

Bunga penuh kenangan tersebut juga bisa digunakan untuk membuat lemari dan pakaian menjadi harum mewangi sepanjang hari. Mawar dan kantil, cukup letakkan di pojokkan rak baju ya, Cinta. Warnanya takut membekas di pakaian. Melati biasanya aku taruh di saku baju yang digantung. Baju yang dilipat, melati ditaruh di antara tumpukan baju. Aman kok, tidak menyebabkan baju ternoda. 

Selamat beristirahat jangan lupa bahagia. 


Komentar

Login untuk melihat komentar!