Tersiram Air Panas
Di saat ada hajatan Kakaknya Neila yang bernama Kak Elmi, si Oneng di ajak foto bersama keluarga dan pada rebutan ingin di foto sambil megang kucing. Karena terlalu banyak orang yang datang maka kucingnya pun seperti merasa kurang nyaman. 

Saat diam di rumah pun selalu bolak balik masuk keluar pulang pergi lewat dapur. Selama hajatan, Sarah sedang sakit hanya bisa diam di kamar dan ia ingin sekali ketemu si Oneng. Dia pun sambil tertidur di kasur tetus bertanya pada orang sekitar.

"Dimana, si Oneng? Kok aku gak pernah lihat si Oneng? Aku pengen ketemu si Oneng."

Begitu tanyanya saat penasaran dengan kondisi kucing kesayangannya.

"Entah dimana di dapur kali, kan di dapur banyak makanan. Mungkin juga pergi ke luar, karena di dalam rumah terlalu banyak orang."

Jawabnya Ibunya pun belum bisa mengobati rasa penasarannya. Dan saat ketemu dengan kucing kesayangannya, tiba-tiba dirinya begitu kagetnya melihat kondisi kucing kesayangannya yang kondisinya sangat menyedihkan baginya.

Sarah kaget karena merlihat di sebagian punggungnya kucingnya tidak ada bulunya dan kulitnya sangat mengkilat seperti sangat sakit sekali kulitnya seperti terluka karena terkena air panas.

"Oneng, bulumu kemana? Kulitmu kenapa? Apa tersiram air panas sama orang dapur? Kasian sekali kamu Oneng, sakit ya?"

Banyaknya pertanyaannya pada kucing kesayangannya. Dirinya pun campuraduk galau sedih melihat kucingnya terluka. Kemungkinan saat berjalan di dapur banyak orang yang sedang memasak di dapur.

Bisa jadi saat orang dapur sedang memasak dan saat itu kucingnya lewat berjalan di dapur dan tidak sengaja tersiram air panas. Sehingga sebagian bulunya lepas dan kulitnya terlihat mengkilap terluka karena tersiram air panas.

Kemudian Sarah mengelus ngelus kepala si Oneng berkali-kali. Karena kasihan tidak tega melihatnya dan sedih karena melihatnya terluka. Namun saat sedikit saja hendak mengelus dekat punggungnya, kulitnya seolah refleks bergerak-gerak seperti terasa perih terlihat kucingnya seperti sangat kesakitan.

Setelah hajatan berakhir Sarah pun mendadak langsung sembuh dari sakitnya dan ikut foto bersama keluarga. Dan setelah hajatan kak Elmi selesai pun akhirnya kucingnya pun jadi terlihat seperti lebih tenang dan mau diam di rumah.

Karena mungkin bagi kucingnya entah terasa lebih nyaman. Karena sudah tidak bising sudah tidak banyak orang lagi. Mungkin juga bisa jadi hanya terdiam karena merasa kesakitan.

Dan beberapa bulan kemudian luka kucing kesayangannya pun sudah sembuh dengan sendirinya. Kulitnya yang terluka di punggungnya pun sudah mengering sudah mengelupas. 

"Syukurlah, luka si Oneng sudah sembuh."

Begitu gumamnya seraya berbisik sendiri, karena merasa lega melihat kucing kesayangannya. Pada akhirnya kulit yang terluka di punggungnya pun sudah sembuh. Dan sudah tumbuh bulu lagi. Akhirnya Sarah pun merasa senang karena kucing kesayangannya sudah sembuh kembali seperti sediakala.