Cara menemukan hobi

Hobi tidak selalu muncul dengan sendirinya. Bagaimana cara menemukannya?

Gak semua orang punya hobi. Banyak juga yang hanya sekedar ikut-ikutan tren. Ya gak masalah juga. Siapa tau dari situ malah bertemu si hobi. Menemukan hobi itu memang butuh waktu dan butuh uang (?). Untuk yang terakhir ini tidak selalu begitu. Nanti kita bahas di bawah.

Saya pernah clueless terhadap hobi saya. Butuh waktu agak lama sampai saya menemukannya. Hobi tidak bisa ditemukan jika saya menghabiskan sebagian besar waktu saya di depan layar, nonton drakor atau drama berseri lainnya, buka socmed dan seharian stalkingakun social media orang lain. Hobi saya temukan ketika saya melakukan ini.

  • Buka diri terhadap segala hal positif. Sesuatu yang kamu anggap buruk belum tentu buruk bagimu dan sesuatu yang kamu anggap baik belum tentu baik. Saya ingat pertama kali memulai yoga. Awalnya saya gak suka yoga. Dari luar kelihatannya gerakan yoga membosankan, hanya begitu-begitu saja. Beberapa bulan ikut yoga di kantor gak lantas membuat saya jadi ketagihan, malah sempat berhenti ketika saya pindah kantor. Siapa sangka tujuh tahun setelah itu saya malah jadi guru yoga.
  • Jangan ragu mengeksplor hal baru.Daripada menghabiskan waktu berlama-lama di depan layar yang membuat kita pasif, kenapa tidak mencari sesuatu yang lebih aktif. Kalau senang nonton youtube, kenapa tidak cari video tutorial DIY di youtube atau video olahraga atau video tentang pengetahuan apapun yang menarik. Saya jadi ingat waktu saya memutuskan resign selamanya, hal pertama yang saya lakukan keesokan hari nya adalah yoga dengan tutorial dari youtube. Ini saya lakukan hampir setiap pagi.
  • Ingat-ingat pengalaman masa kecil melakukan sesuatu yang menyenangkan. Dari kecil saya memang hobi berolahraga dan aktivitas fisik. Sepertinya kinestetik saya memang lebih unggul. Inilah yang membawa saya akhirnya berprofesi sebagai guru yoga, hobi traveling dan kegiatan outdoor.
  • Pikirkan hal apa yang membuatmu sampai lupa waktu dan lupa makan.Saking asyik melakukan sesuatu, biasanya kita jadi lupa dunia luar, asyik dengan dunia kita sendiri. Coba diingat lagi, kegiatan apa yang sampai membuatmu bisa lupa segalanya. Ulangi, siapa tau itu memang hobi mu.
  • Kembali ke hobi lama yang sempat terlupakan. Punya hobi yang sudah lama tidak dilakukan? Tidak ada salahnya melakukannya lagi sekarang. Saya sempat vacuum sama sekali tidak yoga ketika saya pindah kantor. Setelah saya resign, saya kembali yoga lagi setiap pagi. It’s fun!
  • Pilih suatu hobi yang bisa mengubah diri menjadi lebih baik. Punya hobi belanja, koleksi barang branded, atau traveling? Apakah kegiatan ini bisa mengubah diri menjadi lebih baik atau malah bikin kantong jebol sampai harus berhutang? Kalau sudah begini, sepertinya perlu dievaluasi lagi. Misalnya, untuk yang punya hobi belanja, kenapa tidak sekalian digunakan untuk bisnis jastip (jasa penitipan) atau jadi personal shopper? Buat yang punya hobi traveling, kenapa tidak sekalian bikin travel blog, travel vlog atau belajar fotografi? Setidaknya hobi traveling haruslah memberikan kita inspirasi pada hal lainnya.