Benarkah Kucing Menyebabkan Kemandulan?
 
Benarkah Kucing Menyebabkan Toksoplasma?

šŸŒ»Tulisan ini saya tulis bukan hanya berdasar  link di internet ya, tapi dari berbagai macam sumber wawancara dengan temen saya yang dokter dan dokter hewan.

Toksoplasma adalah parasit yang bisa menjangkit binatang berdarah panas seperti  kambing, kerbau, burung, anjing, kucing, kelinci, dan lain-lain. Penyakit tersebut dapat menular pada manusia melalui feces. Kotoran binatang yang terjangkit toksoplasma jika terkena tanah, debunya bisa terbawa angin dan menempel di makanan, jika makanan tersebut dimakan manusia maka manusia tersebut akan tertular. Jika feces itu mengenai tanah, lalu misal seseorang berkebun dan tangannya terkena tanah tersebut kemudian memasukkan tangan ke dalam mulut, toksoplasma juga dapat menular. Jika kotoran yang mengandung toksoplasma mengenai sayur yang kemudian dikonsumsi manusia tanpa pematangan yang sempurna, maka manusia tersebut juga dapat tertular toksoplasma. 

Apakah kucing juga menularkan toksoplasma? Ya, kucing merupakan salah satu binatang berdarah panas yang bisa menularkan toksoplasma. Tapiiii, bukan cuma kucing ya binatang yang dapat menularkan toksoplasma, tapi binatang-binatang berdarah  panas lainnya, dan itu ... TIDAK SEMUA binatang tersebut menularkan toksoplasma. Hanya binatang penderita toksoplasma yang menularkan penyakit tersebut. Itu berarti selama binatang peliharaan kita tidak terjangkit toksoplasma, ia tidak akan memularkan toksoplasma pada siapapun. Jadi untuk menghindari toksoplasma ini bukan dengan cara tidak memelihara, tapi dengan mencegah binatang peliharaan kita dari toksoplasma. 

Cara menghindarkan kucing dari toksoplasma:

1. Hindarkan kucing dari makan makanan mentah, makanan mentah bisa menularkan tokso pada kucing. Jadi, kita juga harus melarang kucing kita makan tikus, kadal, dan lain-lain. Sekedar berburu boleh saja, tapi jangan dimakan. 

2. Jagalah kebersihan kucing, apalagi kalau mau ikut tidur sama kita. Nggak harus sering-sering mandi, tapi bisa dilap pakai tissu basah. 

3. Buang kotoran kucing secepatnya, jangan sampai menunggu 24 jam. Begitu ada kotoran di liter box langsung serok dan buang ke sapiteng. 

Selain hal di atas, kita harus menjaga kebersihan diri sendiri. Cucilah tangan sebelum makan, agar tak ada parasit tokso yang menempel pada tangan kita saat makan. Tutup makanan agar terhindar dari debu yang mungkin membawa tokso. Debu yang membawa tokso bukan hanya dari binatang peliharaan kita, tapi bisa juga dari binatang lain seperti tikus misalnya. Hindari makanan yang tidak melalui pematangan sempurna, toksoplasma bisa mati dalam suhu yang tinggi. Karena itu lebih aman jika kita mengkonsumsi makanan yang melalui proses pematangan sempurna. 

Kata dokter, kebanyakan penyakit tokso malah bukan terjangkit karena kucing. Banyak pasien yang menderita tokso tidak pelihara kucing. Bisa jadi ia terkena tokso dari makanan yang terkena debu tokso. Misal makan makanan yang dijual di pinggir jalan dan tidak ditutup, makan daging hewan penderita tokso tanpa pematangan sempurna (misal disate), makan lalapan yang terkontaminasi debu tokso, dan lain-lain. 

Intinya kita tidak perlu takut berlebihan terkena tokso karena pelihara kucing. Banyak teman yang pelihara kucing tapi sehat-sehat saja dan punya banyak anak. Sebaliknya ada juga penderita tokso yang tidak pelihara kucing. Yang penting  jaga hewan peliharaan kita dengan baik  agar tidak menularkan penyakit apapun pada kita dan keluarga.

***



Komentar

Login untuk melihat komentar!