MENGATASI RUNTUHNYA AKHLAK REMAJA ZAMAN SEKARANG
“Dan Tuhanmu telah menentukan agar kamu jangan menyembah melainkan Allah dan hendaklah kamu berbuat baik dengan mereka. Jika salah seorang dari mereka atau kedua-dua mereka telah mencapai umur tua, maka janganlah berkata kasar kepada mereka, akan tetapi ucapkan kepada mereka dengan ucapan yang baik dan lembut.” (QS. Al-Isra’ ayat 23).

Sobat yang budiman, para remaja atau muda-mudi kita adalah warisan kita bagi masa depan. Mereka adalah aset yang berharga agar agama Islam tetap dihayati dan dipraktikkan oleh masyarakat Islam masa depan. 

Sobat  adalah harapan masyarakat dan negara. Oleh karena itu, sangat penting bagi sobat memastikan, agar sobat bersedia untuk membawa obor perjuangan pada masa depan. 

Sobat harus menjadi orang-orang yang boleh diharapkan, bukan saja untuk membina masyarakat dan negara yang maju dan berkembang. Tetapi yang lebih penting adalah agar Islam akan terus menjadi panduan masyarakat, ya sobat.

Adakah ini yang sobat inginkan dalam masyarakat Islam nanti? Sobat ini yang diharapkan sebagai contoh khaira ummah atau sebaik-baik umat. 

Semakin ramai sobat remaja  yang tanpa segan lagi membuka aurat mereka. Malah ada yang lebih berani lagi. Mereka berdua-duaan dan berkelakuan tidak senonoh di khalayak ramai. 

Ini bertentangan dengan ajaran Islam. Mengapakah sobat berkelakuan demikian? Banyak faktor yang menyumbangkan peranannya. Tetapi yang paling nampak adalah faktor budaya-budaya asing yang telah masuk di negara kita. 

Kalau zaman dulu kita cuma ada radio. Zaman dahulu kala yang ada hanya televisi hitam putih. 

Nah, sekarang ini sobat remaja menghadapi pula teknologi internet dan TV kabel. Yang mana segala bentuk informasi dapat diraih hanya dengan menonton siaran yang kita inginkan. 

Memang sobat remaja tidak bisa dipungkiri kecanggihan internet dan TV kabel membawa kebaikan. Dengan adanya itu para sobat remaja lebih tahu perkembangan dunia dan ilmu-ilmu sains terkini.

Para sobat remaja pula enggak lagi seperti katak di bawah tempurung. Berbagai-faedah yang boleh diraih. Akan tetapi, internet dan TV kabel juga membawa bersama unsur-unsur yang bertentangan dengan nilai Islam. 

Dan jika para sobat remaja enggak dibentengi dan diperkuatkan dengan agama. Maka bisa jadi terpedaya dengan unsur-unsur negatif tersebut. Setiap kali kita menonton film barat, akan dipaparkan adegan-adegan yang tidak sesuai dengan Islam. 

Setiap kali kita menonton TV kita akan mendengar perkataan-perkataan negatif. Setiap kali kita menonton TV, kita akan disajikan dengan cara kehidupan yang bertentangan dengan Islam.

Bayangin saja sobat, mungkin masih memerlukan kepimpinan dalam kehidupan kita, disajikan setiap hari dengan budaya hidup yang bertentangan dengan Islam, tidakkah ia akan mudah terpengaruh?

Di internet pula, dengan mudah diperoleh. Kalau inilah sajian yang tersaji kepada anak-anak Islam kita semasa mereka sedang berkembang dan besar. 

Maka tidak heranlah akhirnya nilai-nilai Islam menjadi asing kepada kita semua. Dalam kesadaran ini, siapakah yang harus dipersalahkan?

Kita tidak boleh menyalahkan TV kabel atau internet atas keruntuhan akhlak para remaja dan muda-mudi zaman sekarang ini. 
Oleh karena itu, para sobat remaja agar menyadari ini adalah harapan keluarga dan negara. 

Jika sobat, menjalankan tanggungjawab sebagai belia Islam yang dinamik, maka masyarakat kita dan negara akan menjadi lebih maju lagi. 

Akan tetapi, jika sobat lebih mementingkan keseronokan dan hiburan. Sehingga lalai dari tanggung jawab, maka masyarakat dan negara kita akan menjadi lemah.

Nih, para sobat remaja sebagai remaja muslim ada empat  jenis  tanggungjawab:

1. Para sobat remaja, mestilah sadar bahwa waktu remaja bukanlah untuk berseronok semata-mata, tetapi waktu tersebut diisi dengan mencari ilmu pengetahuan dan menghayati agama Islam. 

Jadikan waktu tersebut sebagai persiapan untuk menghadapi masa hadapan apabila kita semakin menjadi tua kelak.

2. Para sobat remaja, enggak harus mudah terpedaya dengan unsur-unsur negatif. 

Ambillah budaya yang baik dari siapapun, dalam mencari dan meningkatkan ilmu. Tetapi akhlak dan cara kehidupan orang Islam. 

Para sobat remaja akan menjadi orang yang paling disegani dan dihormati kelak. Para sobat remaja, akan berjaya di dunia dan di akhirat, Insya Allah.

3. Sebagai remaja dan belia, janganlah kita menghabiskan masa berkhayal dengan perasaan cinta dan mencari pasangan. 

Tidak membawa banyak hasil. Malah masa kita yang berharga yang sepatutnya dihabiskan dengan mencari ilmu atau menyumbang kepada masyarakat.

4. Hormatilah ibu dan bapak kita, walaupun pada pandangan kita mereka enggak memahami jiwa dan perasaan kita. Sesungguhnya, ibu bapak adalah pintu menuju Surga.

“Jangan pernah memaksakan sesuatu untuk kamu miliki, Allah mempunyai skenario yang jauh lebih baik untuk kamu nikmati. Jangan sekali-kali menyesali apa yang telah terjadi, sesuatu tidak hilang kecuali akan tergantikan.”

“Mengikhlaskan ketika harapanmu tak sejalan. Maka kau harus menerima segala suratan meski hatimu terluka. Namun, kau harus lebih percaya akan segala cerita Indah-Nya.”

“Jangan pernah menghakhawatirkan rezekimu di esok hari, karena Allah sudah menjaminnya kok.”

“Mengapa sabar tidak ada batasnya, karena di saat aku bersabar Allah menyertaiku, oleh karena itu, aku tak mau membatasi kedekatanku kepada Allah.”

“Aku cuma ingin menjadi seseorang yang beruntung memilikumu, jika ada, dia tidak akan pernah melepaskan aku, karena dia tahu aku berharga.”

“Sudah waktunya pulang, setiap insan pasti akan pulang, untuk melepas lelah dari payahnya bertualang kau bertanya kapan aku pulang? Ketika jasad dan ruh ku berpisah, hanya saja tinggal amalku yang tersisa.”

“Terkadang apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan, tetapi ketahuilah bahwa setiap yang terjadi, Allah limpahkan yang terbaik untuk hidupmu.”

“Terkadang kamu harus berusaha mengerti apapun yang sedang terjadi meskipun sebenarnya kamulah yang harus dimengerti. Hanya saja kamu lebih mengalah agar tidak ada kesalahpahaman yang semakin membuat terpisah.”