Bab 4. Mencari Tuan Jorjiu
🌳🌲🌻🌳🌲🌻👦👧🐇🌲🌲🏠🤡

Bersama Bublu, Chiko dan Chiki memulai petualangannya. Bublu membawa sebuah wortel ajaib. Bublu berkata, mereka harus mencari Tuan Jorjiu lebih dulu.

"Siapa Tuan Jorjiu, Bublu?" tanya Chiko.

"Dia seorang badut lucu yang pintar. Ia mengetahui mantra untuk mengalahkan Penyihir Blackadut," jawab Bublu.

"Wah, keren!" seru Chiki. "Di mana rumah Tuan Jorjiu?"

"Itu dia ...," sahut Bublu. "Aku lupa, hehehe."

"Yah," Chiko dan Chiki menepuk dahi. 

Lewat wortel ajaibnya, Bublu minta tolong Merpati Ajaib. Burung putih itu datang membawa sebuah surat.

"Teruslah berjalan. Kalian harus melewati 10 bunga warna-warni. Kalian akan menemui perkampungan, rumah Tuan Jorjiu berbentuk prisma," begitu bunyi surat itu. 

Chiko, Chiki, dan Bublu terus berjalan. Mereka melewati pohon warna merah, hijau, kuning, biru, ungu, dan oranye. Berapa pohon lagi yang harus dilewati? Bisa kah kamu menghitungnya?

Di bawah pohon oranye  Chiko, Chiki, dan Bublu beristirahat. Tiba-tiba Chiki melihat semak dengan bunga lucu. Bentuknya seperti cone es krim. Chiki langsung mencium bunga itu. Astaga, tiba-tiba hidung Chiki jadi bengkak!

"Chiki, di negeri ini banyak keanehan, lain kali hati-hati bersikap ya! Jangan bertindak tanpa sepengetahuanku!" Bublu memperingatkan.

Chiki menyesali keisengannya. 

Chiko, Chiki, dan Bublu meneruskan perjalanan. Di dekat pohon ke sepuluh, mereka menemukan perkampungan. Rumah di situ lucu-lucu. Ada yang berbentuk bulat, silinder, dan prisma. Chiko, Chiki, dan Bublu mengetuk pintu rumah Prisma. 

"Tuan Jorjiu, bisakah anda membantu kami menyelamatkan Putri Syalala?" tanya Bublu. 

"Bisa, tapi ada syaratnya!" jawab Tuan Jorjiu dari dalam rumah.

"Apa syaratnya?" tanya Bublu. 

"Kalian harus menjawab pertanyaanku!" seru Tuan Jorjiu. 

"Apa pertanyaanmu Tuan Jorjiu?" tanya Bublu. 

"Ada berapa kaki kuda dikali kaki angsa?" Tuan Jorjiu mengajukan soal. 

Nah, bisakah kamu membantu Chiko dan Chiki  menjawab soal? Tuliskan jawabanmu pada kolom komentar! Hmmm, betul tidak ya, jawabanmu. Kita tunggu di part depan ya ....