Islam di Sisilia - Dinasti Aghlab
Sedikitnya terdapat tiga dinasti Islam yang pernah mempermaklumkan klaim atas tanah Sisilia. Ialah Dinasti Aghlab, Dinasti Fatimiah, dan Dinasti Kalbi.
a) Dinasti Aghlab
Saya menemukan sedikit kesalahpahaman di sini. Pada uraian yang lalu telah disebutkan bahwa penguasaan atas Sisilia berhasil dimenangkan oleh pasukan Islam pada tahun 827 M di bawah pimpinan Asad bin al-Furat. Ternyata, di sini dijelaskan bahwa pengerahan pasukan Asad bin al-Furat itu merupakan ekspedisi pertama yang dilepaskan oleh Dinasti Aghlab untuk menaklukan Sisilia, bukan yang terakhir.
Di sini, penulis merangkai kisah perjuangan yang begitu alot dalam usaha menjebol pertahanan Sisilia, sejak usaha rintisan tahun 827 M sampai tahun 902 M ketika Sisilia telah seluruhnya tergenggam di tangan Islam.
~Sedikit sisipan, barangkali banyak pembaca yang penasaran terkait siapa Dinasti Aghlab ini (?). Dinasti Aghlab merupakan afiliasi Dinasti Abbasiyyah dan berkedudukan Ifriqiyah, Tunisia. Pendiriannya pun mendapat restu dari Khalifah Harun ar-Rasyid (khalifah Abbasiyyah ketika itu) yang salah satu tujuannya ialah untuk membentengi Baghdad dari serangan Dinasti Idrisi~
Dikatakan bahwa, ekspansi ke wilayah Sisilia ini merupakan satu catatan prestasi paling penting dari Dinasti Aghlab. Dalam usahanya, kemenangan mereka sejatinya didukung oleh adanya konflik internal di kalangan penguasa petahana Sisilia. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Dinasti Aghlab dengan mengirimkan serdadunya yang pertama pada tahun 827 M di bawah pimpinan Asad bin al-Furat. Namun, Panglima Asad meninggal ketika masih dalam upaya pengepungan benteng Sisilia, sehingga kedudukannya digantikan oleh Muhammad bin Abi Khudayj. Sayangnya, hingga posisi panglima perang berganti lagi kepada Zubair bin al-Ghauth, benteng Sisilia belum juga dapat dirobohkan.
Tahun 830 M pasukan dikirim ke Palermo di bawah pimpinan Asbagh bin Wakil dan kota ini berhasil jatuh pada tahun berikutnya. Palermo kemudian dinobatkan sebagai ibu kota dan kelanjutan ekspansi berangkat meluas dari penguasaan kota ini. Tahun 835 M sebagian besar wilayah Sisilia sudah berhasil direbut, lalu tahun berikutnya penaklukan diperluas ke wilayah Pantellaria, Eulian, dan Tindaro. Tidak butuh waktu lama, seluruh wilayah Mazara sudah takluk pada tahun 841 M, berlanjut ke pelabuhan Messina pada tahun 843 M, dan finalnya adalah tahun 902 M, ketika Sisilia seluruhnya telah menjadi wilayah Islam. 
Dinasti Aghlab telah berjasa besar menundukkan seluruh wilayah Sisilia, tetapi ia hanya berkuasa di sana selama kurang lebih 75 tahun. Pada tahun 909 M, Dinasti Aghlab sudah harus hengkang dari Sisilia karena adanya agresi dari dinasti lain. Dinasti apa kira-kira ya ?