Islam di Spanyol - Ekspansi Islam ke Spanyol
Ekspansi wilayah kekuasaan Islam ke Spanyol terjadi pada masa Dinasti Umayyah. Proses penaklukan ini berjalan relatif mudah. Sebab, seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa rakyat Spanyol sendiri mendambakan kehadiran “Ratu Adil” yang diharapkan bisa mengeluarkan mereka dari belenggu tangan besi Raja Gothic. Hal tersebut secara langsung sangat membantu proses penaklukan karena tidak banyak perlawanan yang berarti. Selain itu, ada pula bantuan dari Ratu Julian, yang pada saat itu sedang berselisih dengan Raja Roderick. Akan tetapi, di atas itu semua, terdapat faktor utama yang mendorong kekuatan pasukan pembebas Spanyol ini, yakni ketangguhan militer Dinasti Umayyah sendiri.
Ekspansi ke Spanyol ini menggandeng tiga pahlawan, yaitu Tarif bin Malik, Tariq bin Ziyad, dan Musa bin Nusair. Tarif bin Malik merupakan pahlawan perintis yang membuka jalan bagi pasukan Islam dengan menyeberangi selat menuju Spanyol. Pada tahun 710 Masehi, Tarif dan pasukannya mendarat di Semenanjung Tarif (penamaan ini dinisbahkan kepada Tarif sendiri). Kemudian, pada tahun 711 Masehi. Musa bin Nusair memerintahkan Tariq bin Ziyad untuk berangkat ke Spanyol dengan membawa kekuatan 7000 serdadu. Tariq menyeberangi selat dengan bantuan kapal dari Ratu Julian dan mendaratkan pasukannya di Gibraltar (Jabal Tariq).
Menghadapi pasukan Tariq bin Ziyad , Roderick mengirim pasukan siap tempur sebanyak 100.000 orang. Kalah jumlah, Tariq meminta bantuan tambahan pasukan kepada Musa bin Nusair di Afrika. Lalu, Musa mengekspedisikan 5000 orang, sehingga pasukan Tariq bin Ziyad kini menjadi 12.000 orang.
Pertempuran sengit antara kedua pasukan berlangsung di tepi Sungai Lakkah—yang sekarang bernama Salado—pada tanggal 19 Juli 711 Masehi. Pasukan Islam berhasil menyabet kemenangan di sana. Kemenangan ini oleh para ahli sejarah dicatat sebagai sebuah prestasi militer yang luar biasa pada abad pertengahan.
Kemudian, penulis melalui buku ini melanjutkan perjuangan Tariq bin Ziyad dalam melakukan ekspansi ke arah utara. Empat pasukan disiapkan untuk masing-masing menaklukan Cordova, Malaga, Granada dan Elvira, serta Toledo. Dengan demkian, pada tahun yang sama Islam telah menguasai separuh wilayah Spanyol.

~ Pada akhirnya, tahun 711 Masehi diresmikan sebagai tahun penaklukan Spanyol oleh Islam dengan nama Tariq bin Ziyad sebagai penakluk sejati jazirah ini.~

Selanjutnya, pada tahun 712 Masehi Musa bin Nusair dengan kekuatan 18.000 serdadu menyusul ke Spanyol. Ia menundukkan Seville dan Merida pada tahun 713 Masehi. lalu bergerak ke utara dan bergabung dengan pasukan Tariq bin Ziyad di Toledo, dan berturut-turut bersama-sama menaklukan Zaragosa, Aragon, Leon, Austrias, dan Galisia.
Setelah semua keberhasilan ini, mulailah babak baru Islam di Spanyol dan menjadi salah satu provinsi dari Kekhalifahan Umayyah dengan nama Andalusia.