no_image
Sinopsis

(Season 1) Tiga gelas susu sapi asli, tiga piring nasi goreng, tiga telur mata sapi bertengger di piringnya masing-masing, tersusun di atas meja, keluarga ustadz Rusdi siap untuk sarapan. “Sit, bentar lagi ikam akan lulus sekolah,” Ustadz Rusdi memulai pembicaraan sambil mengambil sendok dan garpu di atas sebuah serbet. “Kenapa emang, Bi?” Sita menyuap nasi goreng. “Ikam tambah...” belum sempat ustadz Rusdi menyelesaikan pembicaraan, Sita langsung menjawab. “Iya, Bi, bentar lagi mau tambah nih, masih lapar!” “Sit, maksud abi ikam tambah cantik, makanya makannya jangan banyak-banyak, nanti ikam jadi gendut, tak ada yang suka nanti. Lagian, makanlah ketika lapar, berhentilah sebelum kenyang,” Ustadz Rusdi meneruskan pembicaraannya yang terpotong tadi disertai nasehat sambil mengisi piringnya dengan nasi untuk ketiga kalinya. (benar-benar tidak bisa diharapkan). “Maksud Abi apa sih Ummi?” Sita berpaling kepada ibunya yang sejak tadi belum menikmati makanan apapun. “Maksud Abi ikam tuh cantik, makanya buruan nikah, apalagi entar ikam mau lulus, udah siap belum? Abi dan Ummi takut bila kejadian apa-apa sama ikam.” “HA?” Sita menghentikan santapannya. “Iya, Sit, lagian Abi udah punya calon buat ikam, entar ikan taarufan dulu, tak boleh pacaran. Abi kepingin dan tak sabar lagi ingin punya cucu, setelah lulus entar ikam langsung nikah.” “Abiiii... Sita belum siap. Lagian Sita seperti ingin memeluk gunung, tak mungkin banget siap.” Sita mulai serius. Bagaimana serunya petualangan Sita di jalan jodoh? _________ Season 2 Hasan tertunduk, di hadapan Sita, setelah shalat jum'at ia tidak dapat makan siang, cuma makan hati, terus saja ia dengarkan omelan Sita.  "Mau poligami!"  "Tidak, Sita, ini cuma..."  "Mana ada buaya sedang mengaku kalau sedang di dalam rawa!" "Kalau sudah selesai, giliran aku yang bicara, Sita." "Apa!" "Komunikasi itu penting." "Penting untuk menyelamatkan diri," Sita merajuk, bergegas masuk kedalam kamar. Hasan sendiri, tertinggal di ruang tamu, menggencet kepalanya.  ___________

Tags
Humor novel cinta jodoh keramat sandiwara belenggu belenggu belenggu belenggu belenggu

  • Tanggal diterbitkan
  • 6 September 2020
  • Kategori
  • Humor
  • Status
  • Selesai