no_image
Sinopsis

Gadis Amarillys tahu, dibanding teman-temannya, dia punya kisah yang tak asyik dan menyenangkan. Meski begitu, dia tidak pernah menyerah dan terus berusaha menjalani hidup walau ada kenyataan yang tak pernah bisa dia tepis dan akan selalu jadi bagian dalam hidupnya. Tak pernah ada Mama yang mendengar curhatnya tiap malam, tak pernah ada Papa yang menggenggam jemari mungil kala ia merasa takut untuk menjalani hidup yang teramat tidak adil ini. Papa dan Mama telah memilih jalan hidup mereka bahkan sebelum Gadis berhasil menghirup udara untuk kali pertama di dunia. Mereka memilih jalan dan keluarga mereka sendiri, dan tidak pernah ada namanya dalam kartu keluarga mereka. Dia bahkan tidak tahu, apakah dirinya berhak berada di dunia atau tidak. "Anak haram! Anak haram! Kata Ibu gue, lo tu anak haram, anak hasil MBA." Dan dia tidak pernah melawan setiap tudingan teman-teman yang tahu asal-usul hidupnya dari orang tua mereka. Toh, memang semua itu benar. Dia terlahir dari perbuatan haram kedua orang tuanya, si anak haram yang tak pernah diinginkan sama sekali. Safir Aufa Bachmid, sulung dari empat bersaudara yang telah ditinggal mati sang ayah sejak kecil, punya cita-cita amat mulia, membahagiakan Ibu dan ketiga adiknya. Ia adalah tumpuan mereka. Belajar dan bekerja dengan giat adalah hal yang dia tahu, akan membawa kesuksesan. Dia tidak akan malu disebut sebagai pria obsesif, gila kerja, atau malah mother complex. Yang dia tahu hanya satu, surga di bawah telapak kaki Ibu. Menyakiti hatinya, berarti melukai dirinya juga. Ketika Gadis dan Safir mesti berjuang untuk satu posisi yang mereka idamkan, jadi pegawai tetap di perusahan penyiaran paling terkenal TV Lima, mereka tahu, persaingan ini tidak hanya soal profesionalisme semata. Setiap tindakan yang mereka lakukan sebagai anak magang, akan jadi penilaian, tentang siapa yang berhak maju ke tahap berikutnya. "Kalau nanti gue yang terpilih, lo gak akan nangis kan, Dis?" Ketika saatnya telah tiba, giliran Safir yang harus memilih, membahagiakan orang tuanya, atau harus kehilangan Gadis selamanya. "Pilih Ibumu. Tidak peduli kamu telah berhasil menggenggam dunia, bila orang tua sudah tidak ada, semua itu tidak pernah ada artinya lagi." Sayangnya, di mata Adrian Lima, bos tampan, duda ganteng yang jadi kiblat para gadis dalam mencari calon iman, entah hati pegawainya sedang senang, atau sedang merana, di depan dirinya, mana boleh ada yang baper dan mengandalkan perasaan. "Ini bukan perusahaan nenek moyang kalian. Yang malas, yang cengeng, segera angkat kaki dari sini. Saya tidak butuh artis sinetron buat naikin rating, saya butuh pegawai dengan kemampuan luar biasa, bukan kaleng-kaleng." Walau kemudian dia sadar, hatinyalah yang terbuat dari kaleng. ***

Tags
mommiexyz keluarga mba yatim tv siaran

  • Tanggal diterbitkan
  • 24 Oktober 2020
  • Kategori
  • Novel Young Adult
  • Status
  • Belum Selesai