no_image
Sinopsis

Saat corona melanda seluruh belahan dunia, dan sekitar 200 negara merasakan dampaknya. Indonesia tidak luput darinya. Angka penularan sangat tinggi, angka kematianpun tak melandai, belum lagi masalah sosial ekonomi yang semakin terpuruk. Tulisan ini menyajikan cerita tentang upaya Bu Lia bertahan hidup saat corona menyerang kesehatan, menghantam ekonomi dan merongrong kehidupan sosial. Pemeran utama dalam cerita ini adalah Bu Lia, ia seorang dosen dan juga ibu lima orang anak. Dimana ia sebagai seorang ibu harus mengatur suasana rumah yang sehat dan nyaman untuk belajar. Karena sejak kebijakan pemerintah sekolah dari rumah dan bekerja dari rumah, maka serta merta rumahnya berubah menjadi kantor dan sekaligus sekolah. Belum lagi ia harus mengajar, mengisi webinar, menjadi moderator dan juga harus mengelola bisnis nasinya. Suaminya yang selama ini bekerja di luar kota juga harus WFH. Sehingga berkumpulnya semua orang dalam satu ruang yang bernama rumah membuat suasana menjadi sangat dinamis. Saat ruang publik dibawa ke ruang privat, dan semua orang membutuhkan perangkat. Memanajemen rumah agar nyaman untuk belajar jarak jauh dan mengajar jarak jauh. Suasana sekolah, suasana bekerja dan bisnis menjadikan rumahnya kadang kadang demikian panas karena disana ada anak anak yang berebut perangkat belajar, berebut space, berebut kenyamanan, dan menginginkan suasana ruangan yang tidak bising. Anak-anak yang terlalu lama memegang gadget, dari membuka file tugas hingga seluncur dalam dunia maya yang entah berantah. Suara tangisan anak-anaknya masih kecil menginginkan agar handphone terus menyala. Terkadang tugas-tugas anaknya tidak selesai karena belajar di atas kasur kemudian lanjut tertidur. Harus mengawal dan mengcek tugas anak-anaknya apakah sudah siap semua serta memastikannya sudah terdokumentasi lalu dikirim ke guru-gurunya. Suasana rumah yang sedemikian dinamis membuat suaminya yang selama ini bekerja di kantor harus beradaptasi. Karena ia harus juga mengatur pekerjaan, mengatur rapat-rapat kantor dan mengatur ekonomi keluarga agar listrik tetap menyala dan wifi tidak kehabisan kuota. Belum lagi saat mereka sekeluarga terpapar sakit, dan seorang pembantu positif corona. Menjadikan bu Lia dan suami harus saling merawat satu sama lain. Mereka melakukan isolasi mandiri dan saling menguatkan.

Tags
Corona WFH

  • Tanggal diterbitkan
  • 26 Oktober 2020
  • Kategori
  • Sosial
  • Status
  • Selesai