no_image
Sinopsis

"Heh Jalang. Mau kemana kamu!" Kakakku berteriak memanggilku Jalang. "Apa? Mba bilang aku Jalang? Mba tega sekali mengatakan adikmu Jalang." "Buktinya kamu tidak berbeda dengan seorang pelacur Ayu." "Aku bukan pelacur Mba. Bukaaaan." Plaaak. Tambahan tamparan dari Mba Wita untukku.  "Cukup, Mba. Sakit."  "Kamu bilang sakit hah Jalang? Ini belum seberapa dengan pengkhiatanmu kepadaku." Lalu Mba Wita menjabak rambutku hingga aku terjatuh. "Aaaaaw ... Cukup Mba. Jangan bunuh anakku." Seketika dia melepaskan tangannya dari rambutku. "Apa????" "Kamu hamil????"

Tags
hubungan sakit hati kecewa pengkhianatan selingkuh hancur kakakberadik madu

  • Tanggal diterbitkan
  • 7 September 2020
  • Kategori
  • Diary (Catatan Harian)
  • Status
  • Selesai