no_image
Sinopsis

"Kamu mau kemana!" "Udah deh, gausah tanya-tanya! Pokoknya malam ini saya udah gak betah tinggal di sini!" "Lah ini si Kirana nanti kalo minta susu gimana!" "Bodo amat! Kamu urus aja sendiri tuh kalo bisa!" Setelah mengatakan itu, istriku keluar rumah tanpa menoleh sedikit pun. Entah mau pergi kemana dia malam ini, aku tahu bahwa dia tidak mengantongi uang sepeserpun. Aku hanya bisa menatap wajah Kirana—bayiku yang masih berumur sembilan bulan ini. Seketika air mataku tumpah tak tertahan, melihat wajahnya yang imut tanpa dosa. Kemiskinan yang menaungi rumah tangga kami telah membakar keharmonisan yang dulu pernah menyatukan kami. "Kirana, maafin Bapak ya, Nak. Maafin Bapak yang udah buat Mamamu pergi." Dalam hati, ada keinginan kuat untuk bangkit dari semua ini. Namun, kepergian istriku itu lagi-lagi melarutkanku dalam kesedihan. ### Sesampainya di rumah, suasana hampa mulai merasuki seluruh ruang hatiku. Kini, rumah terasa bagai kuburan. Tiba-tiba muncul rasa sakit yang begitu hebat di sekitar dadaku. Seperti ada luka di sana, tetapi tidak ada darah dan tanda apa pun. Hanya sakit, dan sensasi tusukan jarum di organ jantungku. Kurebahkan tubuh di sofa, memejamkan mata seraya memasang headset di telinga. Lagu kehilangan mengiringi malamku sampai akhirnya aku tertidur. Namun, sepertinya baru beberapa menit aku terlelap, tiba-tiba ada suara yang memanggil namaku. Suaranya terasa jauh tetapi semakin terdengar dekat. Sampai akhirnya terdengar pula ketukan keras di pintu rumahku. "Tok tok tok ... Sla, cepat buka, Sla!" "Siapa?"

Tags
istri mertua

  • Tanggal diterbitkan
  • 22 September 2021
  • Kategori
  • Novel Drama Rumah Tangga
  • Status
  • Belum Selesai