no_image
Sinopsis

Tumben istriku kali ini nggak ngomel waktu aku pamit lembur. Penasaran, kutanyakan sedang apa dia kini? [‘Aku lagi santai minum jus sambil memandangi bayi kita berenang di kolam halaman belakang.’] jawabnya. Jantungku terasa merosot. Be—berenang katanya?! Bayi umur satu bulan berenang di kolam setinggi 1,5 meter? Apa istriku sudah gila? *** “Kamu pernah dengar baby blues?” “Stres gara-gara punya anak?” “Semacam itulah!” Aku terdiam sambil mengingat sesuatu. “Apa sejak bayi kalian lahir kamu pernah ikut begadang merawatnya?” “Kadang.” “Apa orang-orang di rumah pernah ngomong yang nggak-nggak tentang istrimu” “Kamu tau sendiri gimana sejarahnya aku nikah sama dia!” “Gajimu?” “Kupegang sendiri, istriku masih terlalu muda!” “Sering ajak dia jalan, nggak?” “Kamu tahu sendiri aku sibuk kerja!” Anton diam sambil memutar gas lebih dalam. Sementara aku menelepon lagi istriku untuk ke sekian kali. Ia tak kunjung mengangkatnya. “Aaakh ...!” Aku berteriak di atas motor yang melaju. “Istriku becanda kan, Ton? Tolong bilang kalau dia hanya bercanda karena marah aku lembur melulu?!” “Berdoa saja, Dit! Kalau itu benar, jangan kan bayi, kita orang dewasa saja kehabisan napas kalau tenggelam dalam sepuluh menit.”

Tags
baby blues kekuatan cinta kepercayaan

  • Tanggal diterbitkan
  • 4 Juni 2021
  • Kategori
  • Novel Psikologi
  • Status
  • Selesai