no_image
Sinopsis

"Memang menjadi abdi dalem itu sangat melelahkan, menjadi santri juga melelahkan. Tidak sesantuy yang kita bayangkan. Jadi kita para santri jangan mau diremehkan sama sekolah-sekolah umum. Yang merasa sekolahan mereka bebas, sedangkan sekolahan kita seperti di penjara." Mbak Ulik berkoar disaat kami sedang memotong sayuran di dapur. "Kan emang bener, Mbak! Sekolahan kita itu kayak di penjara. Apa-apa harus izin, harus ngikuti jadwal, dikit-dikit kena hukum," sahutku ikut bersuara. Mbak abdi dalem geleng-geleng mendengarnya. "Di pesantren juga bisa santuy kok, dan santuynya santri itu bisa berpahala. Misalnya tertidur karena habis membaca kitab. Atau minum es sambil duduk, makan menggunakan tangan kanan dan adab-adab sehari lainnya. Semua itu ... sepele itu ternyata bisa berpahala." Mbak Kiki yang sedang berdiri di ambang pintu tersenyum padaku.

Tags
santri pertemanan pertama kali mondok hidup di pondok teman rasa keluarga Para Gus Ganteng belenggu halu sendu senja bergelora keramat trauma sandiwara

  • Tanggal diterbitkan
  • 30 Maret 2021
  • Kategori
  • Non Fiksi Kreatif
  • Status
  • Selesai