no_image
Sinopsis

Dinda tersenyum getir melihat sebuah surat cerai dari suaminya, begitu fatal kah kesalahan nya jika melahirkan seorang bayi perempuan. "Jadi mas bersungguh-sungguh ingin menceraikan ku " ucap Dinda. Dia ingin mendengar langsung dari mulut suaminya, ah ralat lebih tepatnya akan menjadi mantan suaminya. "Cepat tanda tangan surat ini, aku tidak ada waktu lagi " ucap ardian to the point. "Ah baik lah jika itu yang mas ingin kan akan aku lakukan " ucap Dinda, dengan cepat Dinda menerima surat cerai dan langsung ia tanda tangani, setelah ia tanda tanda tangani langsung ia serah kan kembali pada mantan suaminya. "Akan aku urus pembagian harta gono gini nya" ucap Ardian tanpa melihat lawan bicaranya. "Terima kasih tuan, tapi maaf tidak perlu saya tunggu di meja pengadilan " ucap Dinda sambil tersenyum menatap mantan suaminya. Setelah mantan suaminya hilang di balik pintu rumah sakit, ya dia baru saja melahirkan seorang putri yang sangat cantik. Sebelum pergi Ardian memandang mantan istrinya, yang mulai detik ini yang ada di hadapan nya sudah bukan bagian hidup nya, tapi lihat lah wanita yang masih berbaring di tempat tidur rumah sakit ini tersenyum, tapi senyum itu adalah senyum termanis yang pernah dia lihat, apa itu senyum bahagia atau senyum terluka, entah kenapa dia seperti tidak mengenal sosok istrinya lagi.

Tags

  • Tanggal diterbitkan
  • 24 Mei 2022
  • Kategori
  • Novel Keluarga
  • Status
  • Belum Selesai