no_image
Sinopsis

Perseteruan antara sang ratu ibu Nahl dengan ratu muda, menyebabkan sang ratu pergi meninggalkan sarangnya, hingga pada akhirnya sang ratu mati. Koloni dipimpin oleh ratu muda. Di desa tempat tinggal Nahl terjadi kebakaran, akibat putung rokok yang masih menyala, dibuang sembarangan oleh manusia memberikan dampak kerugian dan korban berjatuhan. Sarang-sarang madu tidak bisa diselamatkan, telur-telur lebah pun sebagian terbakar. Nahl dan koloninya berpindah ke desa Faraasyatun berdekatan dengan desa Kalbun. Nahl si lebah pejuang tangguh suka berkelana, ditemani Faraasyatun seeokor kupu-kupu. Tetapi sayangnya, saat sedang mencari nektar di desa Baththtun, Faraasyatun diterkam Harba si bunglon. Menyebabkan terjadinya pengusiran koloni lebah oleh bapak Faraasyatun sebagai kepala desa tempat tinggal Nahl. Terjadi peperangan kedua spesies lebah dan kupu-kupu. Nahl mencari pertolongan kepada Asadun si singa sebagai pemerintah setempat. Akhirnya peperangan berakhir damai. Kehidupan Nahl kembali seperti sedia kala, suka berkelana mencari nektar dari desa ke desa lainnya. Di setiap desa yang disinggahinya selalu ada masalah, Nahl selalu membantu mencarikan jalan keluarnya. Ia dijuluki sang penolong dan dermawan oleh teman-temannya. Karena sifat dan perbuatan baiknya yang suka menolong, memberikan madu, bijak menyelesaikan masalah. Nahl adalah calon ratu lebah, tetapi ia sangat rajin seperti lebah pekerja. Teman-teman yang berulah itu di antaranya: Kalbun, Kirdun, ada dari koloninya sendiri bernama Dorsata yang selalu iri dengan kecekatan Nahl mendapatkan sumber makanan. Nahl banyak belajar dari setiap permasalahan yang dihadapinya, mengambil pelajaran berharga. Namun, dibalik kelebihannya itu, ia memiliki sifat yang sangat pelupa sehingga dimanfaatkan oleh temannya yang suka berulah. Tetapi, Nahl tetap tangguh menghadapi masalah, justru ia selalu saja mendapatkan solusinya.

Tags

  • Tanggal diterbitkan
  • 11 November 2021
  • Kategori
  • Fabel
  • Status
  • Selesai