no_image
Sinopsis

"Beberapa hari lalu, ada seorang lelaki datang ke sini menanyakan kamu, Nduk ...."  "Lelaki? Siapa, Paman?" Kukernyitkan dahi. "Dia adalah ayahmu, Nduk ...." "Apa?! Ayah? Apakah ayahku masih hidup?" "Iya, Nduk, rupanya ayah kamu selamat waktu bencana banjir bandang itu. Setelah lama mencari kamu, akhirnya dia tahu kamu pernah tinggal dengan Paman dari seseorang. Sekarang ayah kamu sudah sukses, Nduk, dia pemilik beberapa perusahaan, salah satunya adalah perusahaan tempat suamimu bekerja." "Apa!" Mataku membola sempurna mendengar kalimat terakhir Paman.  Ya Allah, benarkah apa yang kudengar? "Ini nomor telepon ayah kamu, Nduk. Segera hubungi dia." Susah payah beliau mengatakan kalimat demi kalimat.  Kupeluk Paman yang napasnya sudah senin kamis akibat asma akut yang beberapa bulan ini serius menyerangnya. "Mas Adi, tunggu pembalasanku, Mas!" gumamku dalam dada sembari mengelus punggung Paman.  Note : Dukung cerita ini dengan cara subscribe dan beri bintang lima. Tape love dan tinggalkan jejak komentar ya. Follow juga akun Mansur Rabbani.

Tags
Cinta Pembuktian Cerai Sakit Bucin Bos Ayah

  • Tanggal diterbitkan
  • 23 Agustus 2021
  • Kategori
  • Parenting
  • Status
  • Belum Selesai