no_image
Sinopsis

"Mama persilakan kau kembali ke rumah ini, tapi… kauceraikan wanita itu!” Ucapan Rachel mengentak Sofia, dan tentu saja Jean. Sofia tak percaya dengan pendengarannya. Cerai...? “Mama... Jean tidak mengerti....” Jean menggelengkan kepala. “Ya, cerai. Kalian kan belum punya anak. Tidak apa-apa kan, cerai...? Wanita itu tidak ada apa-apanya, Jean!” Pauline memperjelas kalimat mamanya. “Wanita itu punya nama!” Jean marah. Sofia mengusap punggung tangan suaminya. “Sabar, Kak....” “Terserah, Jean! Kamu tega membiarkan Mama kesepian demi wanita itu?!!” Rachel membelalak. “Memangnya kenapa dengan Sofia, Ma? Kenapa Mama tidak bisa menerimanya?” “Pokoknya tidak bisa ya tidak bisa!” Tiba-tiba, Jean bangkit dari duduknya. Semua terkejut. Termasuk Sofia. “Sofia sudah menjadi istri saya. Pernikahan kami sah di depan Tuhan. Tuhan sendiri yang melihat dan mengesahkan pernikahan kami. Hanya Tuhan yang bisa memisahkan kami. Terserah kalau Mama tidak mau menerima,” katanya, tegas. “Jean! Teganya kamu sama Mama!” Rachel menjerit. “Ayo, Dik.” Jean mengajak Sofia meninggalkan tempat itu. “Tapi, Kak....” “Sudahlah. Kita pergi. Keluargaku memang belum bisa menerimaku.” Jean berjalan mantap meninggalkan rumah besar itu. Ia tidak menoleh ke belakang sama sekali. Sofia jatuh cinta pada Jean, pemuda nasrani keturunan Tionghoa. Jean menyadari perhatian Sofia, gadis berkerudung yang diam-diam mencuri hatinya. Mereka saling jatuh cinta, tapi dihalangi oleh perbedaan agama. Apakah mereka berhasil memperjuangkan cinta, bila Kakek Sofia seorang Kyai dan Kakak Jean seorang Pendeta? Novel ini pernah diterbitkan oleh penerbit mayor dengan judul: Jean dan Sofia.

Tags
pernikahan keluarga cinta romantis kampus dewasa Islami sastra

  • Tanggal diterbitkan
  • 25 September 2020
  • Kategori
  • Novel Religi
  • Status
  • Selesai