no_image
Sinopsis

“Ri... ya... ni...?” Gagap, saya menyebut nama itu. Nama istri saya yang sedang menatap saya dengan pandangan terkejut. Tangannya yang tadi bertaut dengan tangan lelaki di depannya, segera ditarik kembali. “Kamu?!” serunya, cepat. Lelaki di sampingnya memandang saya tak mengerti. “Maaf, Anda siapa?” tanyanya, sambil berdiri. Saya menatap Riyani dan lelaki itu bergantian. “Saya suami Riyani,” jawab saya, masih dengan nada tenang. Lelaki itu tampak terkejut. “Ooh... Riyani....” Dia memandang saya dan Riyani, bergantian. Saya tak tahu kekuatan apa yang membuat saya melakukan itu. Oh, tidak. Saya tidak memukul atau menonjok atau menampar lelaki itu. Saya hanya melakukan yang lebih baik dari itu. Mengajak Riyani pulang. Dan jawab Riyani, “Tidak. Aku masih ada kerjaan.” Jawaban yang menampar muka saya. Istri saya memilih untuk tidak pulang dan tetap bersama lelaki itu? Sejenak otak saya buntu. Saya membenci diri saya. Kenapa untuk urusan seperti ini juga saya tidak punya kekuatan?! Saya seorang suami, Riyani istri saya, sudah seharusnya saya mempertahankannya! Kisah suami istri berbeda karakter. Istri koleris (galak) dan suami plegmatis (lambat). Dapatkah mereka menghindari perceraian jika rumah tangga terus membara?

Tags
novel pernikahan perceraian keluarga romantis psikologi biografi

  • Tanggal diterbitkan
  • 16 September 2020
  • Kategori
  • Chicklit
  • Status
  • Belum Selesai