no_image
Sinopsis

“Balas, Masna … balas, Jangan kau diam saja. Kau tau si Jakfar itu anj*ng, binatang yang suka menjulur lidah. Masih kau mau tidur sama dia, berhentilah untuk bersabar! Jangan hamil terus kerja kau. Atau, aku yang akan menyantetnya biar mati sekalian.” Bujing Misno menekuk dua tangannya ke udara. Mengepal lima jarinya. Terlihat sangar, dendam sekali dia pada ayah. Umak hanya menunduk, diam. Sesekali kudengar lamat umakku itu komat-kamit membaca barisan ayat. Air matanya masih mengalir bak dua sungai kecil di pipi. Tapi, tidak sehisteris tadi. Umak tidak lagi menjerit, luruh dengan istigfar dan bacaan-bacaan Alquran. Tetangga dari kampung sebelah sudah mulai ramai berdatangan. Manjur juga semburan Opung Jungil. Dia memang terkenal orang sakti di kampung ini, tapi tidak ada yang takut dengannya, melainkan orang-orang segan. “Assalamualaikum” Encik Lena datang membawa beberapa santriwati yang mondok di pesantren tak jauh dari kampung. Mungkin untuk membantunya melaksanakan fardu kifayah. Dinda kemudian dimandikan, dikafani lalu disolatkan. Ajaibnya ayah datang ketika Jenazah Dinda hendak disolatkan, para lelaki mundur, mempersilakan ayah menjadi imam untuk menyolatkan Dinda.

Tags
Tapanuli Tradisi Hijrah Cinta Jodoh Takdir Romansa Pengkhianatan Rumah tangga

  • Tanggal diterbitkan
  • 28 Maret 2022
  • Kategori
  • KWC Season 2
  • Status
  • Belum Selesai