no_image
Sinopsis

Ryuzha memijat pelipis yang terasa pening, kehidupannya terasa berantakan tetapi ia berusaha untuk tetap bertahan. Tidak ingin orang yang meninggalkan dan menginginkan dirinya hancur bersorak-sorai melihat kehancurannya. “Aku bukan pria lemah ‘kan, Amour?! See! Akan kutunjukkan kekuatan yang lebih saat kamu terakhir meninggalkanku, tak akan ada kata cerai, aku akan menunggumu sesuai janjiku terakhir saat kita berbicara, menunggu agar kamu benar-benar menderita dan menyesal telah meninggalkanku,” kata Ryuzha yang menyandarkan diri di kursi kebesarannya dengan sisi jahat yang sedang mendominasi. Cukup lama Ryuzha termenung memikirkan banyak hal, sebelum akhirnya Mike kembali ke ruangan dengan informasi yang langsung ia dapatkan tanpa menunggu lama. Senyum Ryuzha mengembang, ia bangkit dari duduknya ke sebuah tempat yang akan membuat rivalnya mati kutu. “Pak Guan sedang tidak berada di Indonesia, sedang ada kunjungan bisnis di Australia, Pak.” “Bagus!” “Sekitar dua jam lagi, undangan pesta pernikahan salah satu menteri akan dimulai. Berita bagusnya anak pejabat yang memegang tender kemarin turut diundang ke acara pesta itu, hanya saja diwakili oleh anaknya yang merupakan salah satu model.” Ryuzha puas mendengar kabar baik itu, wanita yang ia kenali kekasih Guan saat ini. “Bermain sedikit dengan yang lain tidak masalah ‘kan, Amoura?” kata Ryuzha berbicara sendiri setelah Mike keluar dari ruangan, seolah-olah Amoura berada didepannya. Sekarang tujuan Ryuzha menuju salah satu ballroom salah satu hotel berbintang, sebuah pesta yang dihadiri hampir seluruh anak pejabat pemerintah salah satunya anak seorang pejabat byang merupakan kekasih Guan, kesempatan emas untuk Ryuzha. “Regina ...,” panggil Ryuzha melangkah menghampiri wanita cantik dengan gaun pesta yang menunjukkan lekuk tubuh bak gitar spanyol. “Hei Ryuzha, suatu kehormatan bertemu denganmu,” sapanya ramah, satu sudut bibir Ryuzha tertarik ke atas membentuk seringaian licik, ia ingin bermain dengan Regina dan perlahan benar-benar mematikan langkah Guan—saudara yang sudah memfitnah dirinya atas apa yang saudaranya itu lakukan pada Meita sehingga Amoura pergi darinya, Ryuzha membatin dengan dendamnya. Mereka berpelukan sebagai sapaan awal, “Amour,” ucap lirih Ryuzha yang tiba-tiba mengingat wajah sang istri. “Apa, Ryu? A—“ “Oh, Regina ....” “Ah! Aku kira salah dengar.” “Ada rencana setelah pesta selesai, Regina?” tanya Ryuzha to the point tanpa basa-basi lagi. “Tidak, Guan sedang di luar.” “Aku tahu, bagaimana kalau kau ikut denganku selepas ini? Aku jamin kamu akan senang,” tawar Ryuzha yang sudah tentu diangguki Regina dengan senyum semringah. Siapa yang tak mengenal Ryuzha, pria yang sudah tentu berkharisma, Guan bukanlah apa-apa. Terlebih harta Ryuzha lebih banyak dibandingkan Guan, tetapi Ryuzha tetap belum puas jika tidak membuat Guan dan Della hancur ditangannya. “Malam ini anggap saja kita sepasang kekasih,” kata Ryuzha tanpa malu dengan kepercayaan diri tinggi tanpa mengingat statusnya. ‘Aku akan membuat hidupmu hancur Guan, akan kubeberkan semua rahasiamu nantinya.’ Monolog Ryuzha. Di sisi lain, Amoura sedang merasakan kontraksi yang sudah tak tertahankan lagi hingga bulir bening memenuhi keningnya, di saat bersamaan Ryuzha sedang menikmati makan malam romantis berdua dengan Regina dan akan menjalani aksinya untuk menghancurkan Guan perlahan. “Ryu ...,” gumam Amoura ditengah rasa sakit, jauh di lubuk hati terdalam ia menginginkan Ryuzha menemani masa-masa sulit ketika ia sedang berjuang melahirkan buah hati, air mata Amoura luruh. Ia hanya wanita biasa yang ada kalanya lemah oleh keadaan .... ~~~ Sequel Terpaksa Menikahi Duda #Jaminan Karya Tamat, No gantung! #Setiap bab setelah koin emas akan puas membacanya dengan part panjang lebih dari 2000 kata. #Part tidak sampai ratusan dan update setiap hari

Tags
kesetiaan rumah_tangga kesetiaan penantian sandiwara halu senja doa sendu belenggu bergelora sandiwara halu senja belenggu sandiwara halu keramat sendu halu senja

  • Tanggal diterbitkan
  • 30 Agustus 2021
  • Kategori
  • Novel Dewasa
  • Status
  • Selesai